Sadar SOP

Sri Suyanta Harsa
Muhasabah Harian ke-3283
Senin 3 Zulhijah 1445

Sadar SOP
Saudaraku, di samping kesucian niat sebagaimana telah fiingatkan dalam muhasabah yang baru lalu, dalam ritual ibadah kita juga diingatkan dengan kedisiplinan menati kaifiyatnya. Dan tentang ini kita umat Islam telah mewarisi al-Qur'an dan sunnah, sehingga kaifiyat atau syarat, rukun, tata cara dan prosedur telah diatur dengan relatif lengkap. Dalam bahasa managemen sop nya jelas. Kita tinggal mengikutinya setelah mengkaji ulang melalui al-Qur'an, hadits, dan fikih-fikih muktabarah yang disun oleh para ulama tentang ibadah. Ibadah shalat, dan haji,  misalnya.

Kaifiyat dan prosedur pelaksanaannya telah ditentukan atau dicontohkan oleh Nabi. Umat Islam tinggal menaatinya tanpa berkreasi membuat hal-hal yang menyalahi. Mengapa kita musti menaati kaifiyat dalam beribadah sedemikian rupa?

Ya, karena persoalan ibadah mahdhah sejatinya haknya Allah atas hamba-hambaNya. Oleh karenanya biarlah Allah atau melalui utusanNya yang menentukannya dan kita hamba-hambaNya tinggal menaati. Hal ini berbeda seratus delapan puluh derajat dengan persoalan muamalah dan pranata sosial yang ranahnya hamba untuk mencipta dan berkreasi sesuai dengan capaian ilmu pengetahuan dan teknologi

Semoga kita menjadi lebih disiplin. Aamiin

Memori ibadah haji tahun 1444

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama