Di antara Hikmahnya

Sri Suyanta Harsa
Muhasabah Harian Ke-3268
Ahad, 18 Zulkaidah 1445

Di antara Hikmahnya
Saudaraku, ketika hasrat belum kesampaian, keinginan belum tercapai dan cita-cita belum juga dikabulkan, maka sebaiknya kita menjadi sadar bahwa kita ini merupakan bagian dari makhluk ciptaan Allah yang sudah barang tentu musti tunduk padaNya. 

Tentu, masing-masing diri dianugrahi kemampuan untuk memilih, berencana dan berikhtiar sesuai kesanggupannya. Tetapi yang menentukan terlaksana atau tidak, tercapai atau belum,  endingnya seperti apa itu bukan ranahnya manusia, tetapi menjadi ranah Allah yang maha mencipta. 

Nah di sinilah, makanya sembari berikhtiar kita harus mengiringinya dengan doa dan tawakal. Semuanya kita kembalikan kepada Allah yang maha baik kepada hamba-hambaNya. 

Dengan kebelum berhasilan dalam meraih cita-cita juga mengindikasikan bahwa tidak semua yang kita inginkan itu menjadi suatu kebutuhan. Bahkan bisa jadi di antara yang kita inginkan itu tidak membawa pada kebaikan. Inilah makanya, dengan bertawakal menyerahkan diri kepada Allah sepenuhnya atas segala ketetapanNya, hati menjadi tentram. 

Di samping itu, dengan kebelum berhasilan dalam meraih cita-cita juga mengindikasikan bahwa tidak semua yang kita inginkan itu menjadi kenyataan. Ini artinya kita sebagai manusia ini memiliki keterbatasan, sehingga tidak terbersit sedikitpun untuk menyombongkan diri.  Coba bayangkan, andai semua yang kita inginkan langsung dikabulkan oleh Allah, maka justru dikhawatirkan kita akan lupa diri, lupa Allah, dan menjadi takabur. Semoga tetap istikamah dalam ketaatan hanya kepadaNya jua. 

Memori Ibadah Haji 1444

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama