Sri Suyanta Harsa
Muhasabah 9 Jumadil Akhir 1443
Keberkahan Saudara
Saudaraku, di antara keberkahan dari Allah yang tidak boleh diabaikan lainnya adalah lahir dan hadirnya saudara. Ya dalam Islam yang dikatakan saudara itu baik karena kesamaan darah maupun kesamaan daerah, karena bertemunya garis silsilah maupun bertemunya ranah keyakinan atau ngurusi maslahah umah, persamaan nasab maupun persamaan kasab (usaha). Artinya dengan lelahiran dan kehadiran saudara dalam kehidupan kita membawa kebaikan dan kemudahan hidup. Inilah di antara keberkahan saudara.
Betapa tidak! Saudara yang satu atas lainnya mampu memberi semangat untuk saling berbagi dan mengasah mengasuh mengasihi satu sama lain. Hadirnya saudara juga menghibur pada saat tersungkur, menjemput di saat tersesat, mengangkat di saat terjatuh, menguatkan di saat lemah, memberi tanpa mengharap kembali. dan mengingatkan di saat lupa diri apalagi saat lupa Ilahi.
Sebuah riwayat sarat nasihat, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya di sekitar 'Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya. Di atasnya ada kaum yang mengenakan pakaian dari cahaya dan wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada. Mereka diiri oleh para nabi dan syuhada." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling berkumpul karena Allah dan saling mengunjungi karena Allah." (HR. An-Nasai di dalam As-Sunan Al-Kubra).
Dengan demikian saudara itu adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah. Di samping itu, saudara adalah orang-orang yang saling berkumpul karena Allah dan saling mengunjungi karena Allah. Ikatan persaudaraan dalam Islam adalah cinta, kasih sayang dan kebaikan. Seandainya berkumpul berserikat dalam suatu urusan atau suatu organisasi atau intitusi, maka perkumpulannya benar-benar dalam rangka menggapai ridha Allah. Saat berserikat, perserikatannya benar-benar dalam rangka menggapai ridha Allah, seperti mendakwahkan Islam, menyuruh yang makruf melarang yang mungkar, memberi bantuan dan menebar kemaslahatan. Demikian juga saat berorganisasi dan atau bekerja di suatu intitusi, benar-benar dalam rangka menggapai ridha Ilahi.
Riwayat lainnya, Dari Abdullah ibn Umar, bahwa Rasulullah saw. telah bersabda: “Seorang muslim adalah saudara dari muslim yang yang lain. Oleh sebab itu, seseorang tidak boleh berbuat zhalim terhadap yang lain. Siapa yang telah memenuhi hajat/kebutuhan saudaranya maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Siapa yang menghindarkan seseorang dari sebuah kesulitan, maka Allah yang akan menghindarkannya dari kesulitan-kesulitan di hari kiamat nanti. Siapa yang menutupi kekurangan orang lain, maka Allah akan menutupi kekurangannya di hari kiamat nanti.(Hr. Al-Bukhari)
Oleh karena itu saudara mestinya dijaga. Abdullah Ibnu Yusuf, dari Malik, dari Ibnu Syihab dari Anas Ibnu Malik, Rasulullah Saw bersabda: "Janganlah kalian saling membenci, mendengki, membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Ingat haram bagi seseorang muslim tak bicara kepada saudaranya lebih dari tiga hari." (HR. Al-Bukhari).
Allah berfirman yang artinya Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Qs.al-Hujurat 10). Maha benar Allah dalam segala firmanNya.
Tags:
Muhasabah Harian